31 Okt 2014

0
Komentar

Mengenal AVRDude

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Curhat sedikit: Saya mulai mengenal GNU/Linux sejak SMK. Berawal dari saran seorang sahabat saya, GNU/Linux pertama saya adalah OpenSUSE. Seiring waktu, ketertarikan mengenai GNU/Linux semakin besar. Sampai sekarang, saya sudah menggunakan GNU/Linux lebih dari 3 tahun.

Kebetulan saat itu saya sedang asik-asiknya mempelajari mikrokontroler AVR. Dan sudah terlanjur terbiasa dengan CodeVision. Singkatnya, saya mencoba menjalankan CodeVision di GNU/Linux dengan bantuan Wine.

Saya dapat membuat program dan melakukan compile dengan Codevision + Wine. Hanya saja karena keterbatasan pemahaman dan pengalaman, saya tidak tahu bagaimana cara burning file hasil compile (*.hex) ke mikrokontroler AVR di GNU/Linux. Setelah mencoba mempelajari dari berbagai macam sumber, saya mengenal AVRDude.

screenshot-codevision-linux
Running Codevision dengan Wine
Apa itu AVRDude?
Secara sederhana adalah software/tool untuk memprogram memory Flash maupun EEPROM pada Mikrokontroler AVR. Juga dapat digunakan untuk program Fuse dan Lock Bits yang biasa digunakan untuk clock setting.

Jadi untuk melakukan flashing file *.hex ke mikrokontroler AVR, bisa menggunakan AVRDude.
Langkah-langkahnya akan dijabarkan di poin selanjutnya.

1. Install AVRDUDE
Dibawah ini adalah perintah untuk melakukan instalasi AVRDude di GNU/Linux. 
sudo apt-get install gcc-avr avr-libc uisp avrdude

Untuk pengguna Windows, bisa melakukan instalasi dengan download executable filenya disini:

Dan untuk memastikan bahwa AVRDude telah terinstall, ketikkan perintah "avrdude" di terminal/cmd. Harusnya akan tampil pesan seperti berikut ini :

Avrdude telah terinstall
2. Cara Burn/Upload File .hex
Disini saya menggunakan USBASP sebagai downloader, dan ATmega8 sebagai target. File hasil kompilasi saya namakan file.hex. Untuk mengupload hasil program ke AVR, dapat menggunakan perintah dibawah :
sudo avrdude -F -V -c usbasp -p ATmega8 -P usb -U flash:w:file.hex

Proses upload file hex ke MCU sukses

Penutup
Sekian post singkat kali ini. Apabila ada kesulitan, silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar.
Semoga kita selalu diberi kesehatan oleh Allah agar dapat terus menuntut ilmu dan mengamalkannya.

</zep>

26 Jan 2013

10
Komentar

Masih Inget Harvest Moon ?

download ost harvest moon

Masih ingat Harvest Moon: Back To Nature? Masa kecil nggak lengkap rasanya kalo belum main game ini, haha. Game RPG yang menceritakan tentang seorang yang ditakdirkan menjadi petani ini dulu sempat jadi trend waktu masih jamannya PS1. Jaman saya masih SMP. Sayang sudah nggak eksis lagi, sekarang kalah eksis sama sinetron cinta-cintaan... ups.



Berbeda halnya dengan game bergenre  FPS (First Person Shooter), berantem2an, dan game2 lainnya. Di Game ini banyak sekali hal-hal yang bisa kita pelajari, mulai dari mengatur waktu, menyusun strategi, cara berinteraksi, banyak deh. Karena game ini menyerupai kehidupan sehari-hari. Buat yang dulu udah pernah main, pasti kangen deh. Apalagi versi PS1nya.

download ROM harvest moon back to nature

Nah, buat mengobati rasa kangen sama Harvest Moon, ini saya punya link download Original Soundtrack (OST) nya Harvest Moon (Back To Nature). Iramanya khas, enak didengerin, haha. Silahkan di download :



OST Harvest Moon

Buat yang pengen main Harvest Moon lagi, nih cari aja di http://coolrom.com. Disini kamu bisa cari ROM plus Emulatornya dari berbagai game dari berbagai platform. Buat yang belum tau, ROM itu seperti kaset game, sedangkan Emulator itu mesinnya. Jadi game yang semestinya buat PS, Nintendo, Xbox, bisa kamu mainkan di PC. Yang mau nostalgia sama game-game lainnya, bisa dicoba :D

NB: Gambar diambil dari google, klik untuk menuju sumbernya.

</zep>

8 Nov 2012

18
Komentar

Custom 404 Untuk Blogspot

Bismillah.

Pernah mengakses web tapi menemui Page 404 ?
Page 404 adalah halaman khusus yang akan ditampilkan apabila halaman web yang dituju tidak ada. Bisa jadi karena broken link, atau salah dalam mengetik URL-nya. Nah, saat ini Blogger juga memiliki fitur seperti itu. Cukup buka BloggerSettings - Search Preferences - Custom Page Not Found (klik edit).



Namun, kekurangannya adalah keterbatasan pengeditan, karena memanfaatkan layout halaman utama. Tapi hal ini tetap bisa 'diakalin' dengan memanfaatkan syntax b:if, jadi kita membuat styling CSS khusus hanya untuk halaman 404.


Untuk mencobanya, ketik saja alamat blog dengan sub-halaman yang tidak ada di blogmu  http://urlblogmu.blogspot.com/cobacoba
Bagaimana? hehe.

Berikut ini adalah halaman 404 versi saya, silahkan klik link berikut ini :



7 Okt 2012

11
Komentar

CSS3: Balloon Style Navigation Menu

UPDATE!!!
Terdapat bug di bagian segitiga ketika menggunakan browser Mozilla. Untuk pengguna Chrome situasi tetep aman. Keep using updated browser Masbro :)
Berhubung kemarin habis ngutak-ngatik blog lama, ternyata nemu sesuatu yang bagus nih. Hasil eksperimen CSS dulu :) Namanya Balloon Style Navigation Menu. Sesuai namanya, ini adalah menu navigasi yang bentuk tiap menunya dibikin menyerupai balon, dan dibuat dengan 100% CSS. Beneran tanpa gambar!

Sebelumnya, tiap koding akan dipisah untuk mempermudah pemahaman, jadi tinggal ngikutin alur yang ada. Oke, ini dia:



Kerangka Dasar
Seperti menu pada umumnya, kita buat kerangka dasarnya dulu pake HTML. Biasanya tag navigasi ditaruh diatasnya header, tapi terserah mau taruh disebelah mana, nanti tinggal diatur posisinya :)


<div id='navwrap'>
<div id='bubnav'>
<ul>
<li class='ho'><a href='/'>Home <span>Halaman utama</span></a></li>
<li class='fo'><a href='/'>Info <span>Tentang</span></a></li>
<li class='co'><a href='/'>Contact <span>Hubungi</span></a></li>
<li class='po'><a href='/'>Portofolio <span> kerjaanku</span></a></li>
<li class='si'><a href='/'>Sitemap <span>Daftar Isi</span></a></li>
</ul>
</div>
</div>

Wrapping Style
Disini maksudnya pembungkus utama menu, biar nggak acak-acakan, kita jadiin satu di dalam satu wrap. Jangan lupa dipisah, ini kan CSS. Taruh aja diatasnya </b:skin>

/* Wrapping */
#navwrap {
height: 200px;
margin: 10px auto;
width: auto;
position: absolute;
}
#bubnav {
height: 200px;
margin: auto;
width: 700px;
}

List Style
Nah kita masuk ke styiling untuk list/daftar menunya.

/* List Navigasi */
#bubnav ul {
list-style: none;
}
#bubnav li {
background: lightgreen;
position: relative;
border-radius: 400px;
-moz-border-radius: 400px;
-webkit-border-radius: 400px;
-o-border-radius: 400px;
display: inline-block;
float: left;
height: 100px;
margin: 10px;
text-align: center;
width: 150px;
-webkit-transition: all 0.5s ease 0s;
-moz-transition: all 0.5s ease 0s;
-o-transition: all 0.5s ease 0s;
transition: all 0.5s ease 0s;
}

Link Navigasi
Nah disini link dilengkapi juga dengan deskripsi. Misalnya link "Home" dengan deskripsi "Halaman utama", dan sebagainya. Contohnya seperti ini:

/* link navigasi */
#bubnav li a {
color: #8F8F8F;
display: block;
font-size: 20px;
font-weight: bold;
padding: 30px;
text-decoration: none;
text-shadow: gray 1px 1px 3px;
}

/* untuk tulisan deskripsi di bawah link navigasinya */
#bubnav li a span {
color: #7D7D7D;
display: block;
font-family: serif;
font-size: 13px;
font-style: italic;
font-weight: normal;
margin-top: -5px;
text-decoration: none;
text-shadow: gray 0px 0px 3px;
}

Styling Balloon Menu
Oke, disini kita mulai Balloonizing-nya. Disini balonnya pake background gradient, CSS3 (warna bisa di dapat dari sini: http://www.colorzilla.com/gradient-editor/). Disini juga ada pengkondisian sesuai browsernya, termasuk browser lama yang nggak mendukung CSS3 gradient. Oiya, margin disini berfungsi biar tiap menu posisinya nggak sama, jadi style balonnya lebih berasa :P

#bubnav .ho {
background: #9FF276; /* old browsers */
background: -moz-linear-gradient(top, #C3FFBA 24%, #9FF276 65%); /* firefox */
background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(24%,#C3FFBA), color-stop(65%,#9FF276)); /* webkit */
filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr='#C3FFBA', endColorstr='#9FF276',GradientType=0 ); /* ie */
margin: 40px -15px 0px -40px; z-index: 1;
}
#bubnav .fo {
background: #BAD7DE; /* old browsers */
background: -moz-linear-gradient(top, #DBFBFF 13%, #BAD7DE 74%); /* firefox */
background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(13%,#DBFBFF), color-stop(74%,#BAD7DE)); /* webkit */
filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr='#DBFBFF', endColorstr='#BAD7DE',GradientType=0 ); /* ie */
margin: 0px 20px 0px 0px; z-index: 3;
}
#bubnav .co {
background: #E7EB86; /* old browsers */
background: -moz-linear-gradient(top, #F9FFD1 13%, #E7EB86 74%); /* firefox */
background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(13%,#F9FFD1), color-stop(74%,#E7EB86)); /* webkit */
filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr='#F9FFD1', endColorstr='#E7EB86',GradientType=0 ); /* ie */
margin: 70px 0px 0px -80px;
}
#bubnav .po {
background: #FAB6B6; /* old browsers */
background: -moz-linear-gradient(top, #FFE5E5 13%, #FAB6B6 76%); /* firefox */
background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(13%,#FFE5E5), color-stop(76%,#FAB6B6)); /* webkit */
filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr='#FFE5E5', endColorstr='#FAB6B6',GradientType=0 ); /* ie */
margin: 30px 0px 0px -40px; z-index: 2;
}
#bubnav .si {
background: #EBBA86; /* old browsers */
background: -moz-linear-gradient(top, #FFE5C6 13%, #EBBA86 76%); /* firefox */
background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(13%,#FFE5C6), color-stop(76%,#EBBA86)); /* webkit */
filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr='#FFE5C6', endColorstr='#EBBA86',GradientType=0 ); /* ie */
margin: 50px 0px 0px -20px;
}

Pseduo :after
Pernah dengen Pseduo :after? Biasanya digunakan untuk membuat item tambahan tanpa ngebuat tag html baru, jadi lebih praktis dan simpel. Kalo di tutorial ini, pseduo :after ditambahkan untuk membuat segitiga.


/* balloon effect */
#bubnav .ho:after {
border-color: #9FF276 transparent;
border-style: solid;
border-width: 30px 30px 0px;
bottom: -10px;
content: '';
display: block;
height: 0px;
left: 15px;
position: absolute;
width: 0px;
z-index: -2;
}
#bubnav .fo:after {
border-color: #BAD7DE transparent;
border-style: solid;
border-width: 30px 30px 0px;
bottom: -10px;
content: '';
display: block;
height: 0px;
left: 15px;
position: absolute;
width: 0px;
z-index: -2;
}
#bubnav .co:after {
border-color: #E7EB86 transparent;
border-style: solid;
border-width: 30px 30px 0px;
bottom: -10px;
content: '';
display: block;
height: 0px;
left: 15px;
position: absolute;
width: 0px;
z-index: -2;
}
#bubnav .po:after {
border-color: #FAB6B6 transparent;
border-style: solid;
border-width: 30px 30px 0px;
bottom: -10px;
content: '';
display: block;
height: 0px;
left: 15px;
position: absolute;
width: 0px;
z-index: -2;
}
#bubnav .si:after {
border-color: #EBBA86 transparent;
border-style: solid;
border-width: 30px 30px 0px;
bottom: -10px;
content: '';
display: block;
height: 0px;
left: 15px;
position: absolute;
width: 0px;
z-index: -2;
}

Hover State
Ini adalah efek menu kalau dihover (pada saat mouse berada diatas menu). Rencana awalnya sih tiap menu ganti warna sesuai warna awalnya. Tapi karena agak ribet, sementara cuma bisa 1 warna. Terus di baris ini juga terdapat styling untuk merubah posisi menu (agak keatas) kalo dihover.


/* hover state */
#bubnav li:hover {
background: #BFFFE8; /* old browsers */
background: -moz-linear-gradient(top, #BFFFE8 13%, #86E3C7 76%); /* firefox */
background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(13%,#BFFFE8), color-stop(76%,#86E3C7)); /* webkit */
filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr='#BFFFE8', endColorstr='#86E3C7',GradientType=0 ); /* ie */
}

#bubnav li:hover:after {border-color: #86E3C7 transparent;}
#bubnav li a:hover {color: #636363;}
#bubnav .ho:hover {margin-top: 35px;}
#bubnav .fo:hover {margin-top: -5px;}
#bubnav .co:hover {margin-top: 65px}
#bubnav .po:hover {margin-top: 25px;}
#bubnav .si:hover {margin-top: 45px;}

---------------
Nah, itu dia tutorial Balloon Style Navigation Menu. Kesulitan? Saya siap membantu :D Wassalamu'alaykum :)  </zep>

27 Agu 2012

6
Komentar

Blunique - Blogger Template

Penting!
Template ini gratis, boleh diedit, dan disebar luaskan sesuai keperluan, dengan catatan tanpa merubah credit.

Karena blog yang lama sudah tidak terpakai, sayang kalau dibuang begiu saja. Kebetulan templatenya lumayan. Nama templatenya Blunique. Gabungan dari kata "Blue" dan "Unique". Memang agak maksa sih... Template minimalis dengan warna dominan biru tua. Konsep desain sederhana yang ditambah beberapa efek CSS3 dan sedikit resource gambar, sehingga terlihat menarik walaupun dengan size yang kecil. Ini template buatan saya saat masih awal belajar desain blog, jadi masih rada jelek.



Template ini dilengkapi dengan: Menu navigasi yang unik; Efek slide pada preview posting di halaman utama; Efek emboss yang menggunakan pengaturan CSS border (sidebar) & trik gambar 1x1 px (footer); Serta threaded system comment dengan admin highlight. Didesain untuk blog yang mengedepankan kualitas konten, karena itu desainnnya dikembalikan ke fungsi semula (header, navigasi, sidebar, dan footer) tanpa menambah fasilitas yang kurang perlu.

Oke, ini dia :

Header dan Menu Navigasi


Header dibuat dengan efek 3D menggunakan CSS3, begitu juga dengan Description/Subheader-nya. Kemudian Menu Navigasi terdapat efek sliding saat di-hover, yang menggunakan efek CSS3 Transition, jadi ketika cursor berada diatas menu, menu akan bergeser seperti pada gambar. Keren kan :D Kekurangannya, nama menu nggak boleh lebih dari 100px. Jadi nama menu harus dibuat sesingkat mungkin. Tiap huruf 13px, tinggal dikalikan.

Untuk mengedit Menu Navigasi, cari kode berikut
<div id='menu'>

Ganti kata yang berwarna merah sesuai dengan kebutuhan. Jika belum terlalu mahir dengan HTML/CSS, akan lebih baik bila menunya jangan ditambah karena bisa overflow.
<ul>
<li><a href="/"><span>Halaman Utama</span>HOME</a></li>
<li><a href="/"><span>Tentang</span>ABOUT</a></li>
<li><a href="/"><span>Hubungi</span>CONTACT</a></li>
<li><a href="/"><span>Isi Blog</span>CONTENT</a></li>
<li><a href="/"><span>Menu Lain</span>OTHERS</a></li>
</ul>

Content Wrapper
Disini adalah bagian posting dan sidebar. Untuk posting di halaman utama terdapat tombol readmore (seperti terlihat pada gambar), thumbnail (gambar pertama dalam posting), dan terdapat comment-bubble (jumlah komentar). Juga ada efek bergeser saat di-hover (Cuma mempercantik sih sebenernya, gak terlalu fungsi banget :P ).


Untuk Sidebar, diberi sedikit sentuhan efek "emboss" dengan memanfaatkan pengaturan CSS Border. Simpel tapi tetep keren :)

Disini juga dilengkapi dengan quote-box. Bisa digunakan untuk kutipan teks atau barisan kode.
<div class='code'> ...isi kode... </div>

Dan ini untuk subjudul
<span class='ti'>....</span>
"ti maksudnya adalah title, biar pendek saja. Bisa diganti css-nya jadi "subjudul" dan sebagainya. Soalnya males upload lagi. Hehe.

Komentar


Seperti yang bisa dilihat pada gambar, disini sudah menggunakan Threaded Comment System. Dan juga ditambah Admin Highlight. Jadi komentar admin akan terlihat berbeda dari komentar pengunjung.

Footer
Untuk Footer, tidak ada yang spesial, 3 kolom dengan garis pinggir menggunakan 2 gambar 1x1 pixel untuk menciptakan kesan emboss.


Pengaturan Format
Agar sesuai dengan desain defaultnya, silahkan atur format blog sesuai dengan yang terlihat pada gambar berikut:




-  -  -  -  -


Tertarik? Silahkan download :)

</zep>